SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI PAMEKASAN
Jalan Raya Panglegur KM.4 Pamekasan 69371 - Jawa Timur, Telp. (0324) 327248, Fax. (0324) 322551
Website : stainpamekasan.ac.id | Email. info@stainpamekasan.ac.id
Mencetak Sarjana Muslim yang Kokoh dalam Aqidah, Unggul dalam Ilmu, Profesional dalam Karya dan Mulia dalam Akhlak
  • Pengenalan Budaya Akademik dan Kesiswaan (PBAK) 2017

Perran Motivasi Terhadap Prestasi Belajar

Sabtu, 17 Juni 2017

Ditulis oleh: Syaiful Karim Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab STAIN Pamekasan Dalam dunia ini tak jarang kita jumpai terlahirnya sebuah prestasi salah satunya adalah adanya sebuah motivasi, khususnya dalam dunia pendidikan. Sekilas keduanya (motivasi dan prestasi) nampak terlihat sama dari segi kata. Motivasi dan prestasi merupakan dua kata yang berbeda akan tetapi keduanya saling berkaitan dan memiliki peran penting dalam dunia pendikan. Motivasi berasal dari kata "motif" yang diartikan sebagai " daya penggerak yang telah menjadi aktif" (Sardiman,2001: 71). Motivasi juga merupakan " keadaan dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan. Jadi dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah daya penggerak/pendorong untuk melakukan sesuatu pekerjaan, yang bisa berasal dari dalam diri dan juga dari luar. Misalnya, motivasi dari keluarga, guru, dan dari teman. Dengan demikian motivasi dalam proses pembelajaran sangat dibutuhkan untuk terjadinya percepatan dalam mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran secara khusus. Adapun bentuk motivasi yang sering dilakukan disekolah biasanya adalah memberi angka, hadiah, pujian, gerakan tubuh, memberi tugas, memberi ulangan, mengetahui hasil, dan hukuman. Memberi angka dalam artian sebagai satu simbol dari hasil aktifitas anak didik. Dalam memberi angka (nilai) ini, semua anak didik mendapatkan hasil aktifitas yang bervariasi. Pemberian angka kepada anak didik diharapkan dapat memberikan dorongan atau motivasi agar hasilnya dapat lebih ditingkatkan lagi. Memberi hadiah maksudnya adalah suatu pemberian berupa kenang-kenangan kepada anak didik yang berprestasi. Hadiah ini akan dapat meningkatkan semangat belajar siswa karena akan dianggap sebagai suatu penghargaan yang sangat berharga bagi siswa. Misalnya memberi piala, piagam, dan jenis penghargaan lainnya. Memberikan pujian terhadap hasil kerja anak didik. Adanya pujian berarti adanya suatu perhatian yang diberikan kepada siswa, sehingga semangat bersaing siswa untuk belajar akan tinggi. Gerakan tubuh artinya mimik, wajah, gerakan tangan, gerakan kepala, yang membuat suatu perhatian terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru. Gerakan tubuh saat memberikan suatu respon dari siswa artinya siswa didalam menyimak suatu materi pelajaran lebih mudah dan gampang. Memberi tugas karena tugas merupakan suatu pekerjaan yang menuntut untuk segera diselesaikan. Pemberian tugas kepada siswa akan memberikan suatu dorongan dan motivasi kepada anak didik untuk memperhatikan segala isi pelajaran yang disampaikan. Memberikan ulangan untuk mengukur kemampuan siswa dalam merespon apa yang telah disampaikan. Karena ulangan merupakan strategi yang paling penting untuk menguji hasil pengajaran dan juga memberikan motivasi belajar kepada siswa untuk mengulangi pelajaran yang telah disampaikan dan diberikan oleh guru. Mengetahui hasil rasa ingin tahu siswa kepada sesuatu yang belum diketahui adalah suatu sifat yang ada pada setiap manusia. Dalam hal ini siswa berhak mengetahui hasil pekerjaan yang dilakukannya. Memberi hukuman dalam artian memberikan sanksi kepada siswa yang melakukan kesalahan adalah hal yang harus dilakukan untuk menarik dan meningkatkan perhatian siswa. Misalnya memberikan pertanyaan kepada siswa yang bersangkutan. Sedangkan prestasi belajar siswa adalah gambaran kemampuan siswa yang diperoleh dari hasil penilaian proses belajar siswa dalam mencapai tujuan pengajaran". prestasi belajar juga dapat di artikan sebagai hasil yang telah dicapai atau dikerjakan". prestasi belajar adalah prestasi belajar yang berupa adanya perubahan sikap dan tingkah laku setelah menerima pelajaran atau setelah mempelajari sesuatu. Dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar merupakan kemampuan aktual yang dapat diukur dan berwujud penguasaan ilmu pengetahuan, sikap, keterampilan, dan nilai-nilai yang dicapai oleh siswa sebagai hasil dari proses belajar mengajar di sekolah. Dengan kata lain, prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai siswa dari perbuatan dan usaha belajar dan merupakan ukuran sejauh mana siswa telah menguasai bahan yang dipelajari atau diajarkan. Bicara tentang peran motivasi terhadap prestasi belajar, secara umum, terdapat dua peranan penting motivasi dalam belajar, pertama, motivasi merupakan daya penggerak psikis dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar demi mencapai suatu tujuan. Kedua, motivasi memberikan gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar, sehingga siswa yang mempunyai motivasi tinggi mempunyai energi yang banyak untuk melaksanakan kegiatan belajar. Pengajaran yang bermotivasi pada hakikatnya adalah pengajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, dorongan, motif, minat yang dimiliki oleh siswa. Disimpulkan bahwa motivasi dipandang berperan dalam belajar karena motivasi dapat menentukan tingkat berhasil atau kegagalan perbuatan belajar siswa. (Syaiful Karim)