SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI PAMEKASAN
Jalan Raya Panglegur KM.4 Pamekasan 69371 - Jawa Timur, Telp. (0324) 327248, Fax. (0324) 322551
Website : stainpamekasan.ac.id | Email. info@stainpamekasan.ac.id
Mencetak Sarjana Muslim yang Kokoh dalam Aqidah, Unggul dalam Ilmu, Profesional dalam Karya dan Mulia dalam Akhlak
  • Sosialisasi rahn Hasan bersama Pegadaian Area Pamekasan

Petunjuk Pembayaran BRISklik disini
Cek Username & Password MABAklik disini
Cek NIM Bayarklik disini
Pendaftaran SMS Broadcast Info Kampusklik disini
STAIN Pamekasan Kini & Esok
POLLING
Apakah tampilan website ini menarik?
Ya
Cukup
Kurang
AGENDA

Mar28

Seminar Nasional Lintas Divisi Hima Prodi PAI

08.00 WIB

Lapangan Selatn Perpustakaan

Mar17

DIALOG HUKUM NUSANTARA

07.30-Selesai

Ruang Auditorium STAIN Pamekasan

Mar21

Peringatan Hari Air Se-Dunia Dengan Tema Nafas Alam di Mata Air

21-22 Maret 2018

Ruang Auditorium STAIN Pamekasan

Himpunan Mahasiswa Program Studi IQT Gelar MHQ se-Madura

Jumat, 23 Maret 2018

Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Ilmu al-Qur’an dan Tafsir (IQT) menggelar Musabaqah Hifzh al-Qur’an (MHQ) se-Madura, berlangsung dua hari mulai Rabu s/d Kamis, 21-22/03/2018. Acara yang digelar di Lt. II gedung Multicenter dengan tajuk “Marajut Ukhwah Islamiah Antar Generasi Qur’ani” tersebut dihadiri oleh sebagian dosen Prodi IQT dan Ketua Jurusan Syariah, Dr. Maimun, yang sekaligus secara resmi membuka acara.


Dalam sambutannya, Dr. Maimun mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi terhadap acara tersebut. Menurutnya, MHQ merupakan acara pertama kali yang digelar di lingkungan kampus STAIN Pamekasan. Kendatipun demikian, Dr. Maimun mengungkapkan hafal al-Qur’an saja tidak lah cukup. “Kalau bisa jangan hafizh saja, tetapi juga mampu dalam penafsiran,” tegasnya. Senada dengan Kajur Syariah, Khairul Muttaqin selaku dosen tetap Prodi IQT berharap, acara MHQ ini dapat menginspirasi mahasiswa Prodi IQT lainnya dalam menghafal al-Qur’an. “Peserta yang tuna netra saja tetap semangat menghafal al-Qur’an, kenapa yang tidak cacat fisik malah kurang semangat,” terangnya.


Berdasarkan data statistik, jumlah peserta MHQ ini sebanyak 262 orang dari berbagai lembaga/instansi di Madura. Dari semua kategori, peserta MHQ Cilik juz 30 sebanyak 190, MHQ Remaja 5 juz sebanyak 40, dan 32 orang dari peserta MHQ Dewasa 10 juz. Moh. Mashudi selaku ketua panitia berharap, berkumpulnya para hafizh/hafizhah se-Madura tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi ladang silaturahmi antar generasi Qur’ani. “Seperti apa yang ingin dicapai melalui tema yang kami (semua panitia, red.) sepakati bersama,” ujar pria asal Sumenep tersebut.


Pada malam puncak penutupan, berdasarkan kesepakatan para juri ditetapkan semua pemenang dari ketiga kategori. Dari kategori MHQ Dewasa, juara 1 atas nama Moh. Malik dari SMA Tahfizh Darul Ulum Banyuanyar, juara 2 atas nama Feri Firdaus dari STIU Al-Mujtama’, dan Dodi Ardiansyah dari SMA Tahfizh Darul Ulum Banyuanyar sebagai juara 3. Sedangkan MHQ Remaja, atas nama Nor Mohammad dari SMA Tahfizh Darul Ulum Banyuanyar sebagai juara 1, juara 2 atas nama M. A. Alif Yusuf al-Firdaus dari Pesantren Tahfizh As-Salam, serta Nur Adinda Okatvia Ramadhani dari SDN Rongtengah 1 sebagai juara 3.


Adapun dari MHQ Cilik, juara harapan 3 diraih oleh Zazkiyah dari MI Bustanul Ulum, juara harapan 2 oleh Khairun Nisa’ dari MI Mambaul Ulum, juara harapan 1 atas nama Rif’atul Ilmiah dari Komunitas Penghafal Al-Qur’an, Kafin al-Fathiry dari Darus Shalihin sebagai juara 3, juara 2 diraih Rimadina Listia dari Komunitas Penghafal Al-Qur’an, dan juara 1 diraih oleh Ach. Faiq, delegasi dari SDI Al-Munawarah.


Pada penutupan lomba, Dr. Nor Hasan (Wakil Ketua I STAIN Pamekasan) menambahkan bahwa mungkin inilah cara Allah dalam menjaga al-Qur’an, segabaimana termaktub dalam kitab Alquran Surah al-Hijr: 9. Sebelum menutup acara MHQ, Dr. Nor Hasan mengajak para peserta lomba, pendamping peserta, panitia, dosen dan mahasiswa yang hadir dalam penutupan untuk bersama-sama membaca do’a setelah membaca al-Qur’an sambil mengharap barokah dari al-Qur’an. (Ahmad Khoiri)