SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI PAMEKASAN
Jalan Raya Panglegur KM.4 Pamekasan 69371 - Jawa Timur, Telp. (0324) 327248, Fax. (0324) 322551
Website : stainpamekasan.ac.id | Email. info@stainpamekasan.ac.id
Mencetak Sarjana Muslim yang Kokoh dalam Aqidah, Unggul dalam Ilmu, Profesional dalam Karya dan Mulia dalam Akhlak
  • Sosialisasi rahn Hasan bersama Pegadaian Area Pamekasan

Petunjuk Pembayaran BRISklik disini
Cek Username & Password MABAklik disini
Cek NIM Bayarklik disini
Pendaftaran SMS Broadcast Info Kampusklik disini
STAIN Pamekasan Kini & Esok
POLLING
Apakah tampilan website ini menarik?
Ya
Cukup
Kurang
AGENDA

Mar28

Seminar Nasional Lintas Divisi Hima Prodi PAI

08.00 WIB

Lapangan Selatn Perpustakaan

Mar17

DIALOG HUKUM NUSANTARA

07.30-Selesai

Ruang Auditorium STAIN Pamekasan

Mar21

Peringatan Hari Air Se-Dunia Dengan Tema Nafas Alam di Mata Air

21-22 Maret 2018

Ruang Auditorium STAIN Pamekasan

Dr. H Mohammad Hasan, M.Ag Mempertahankan Disertasinya Islam Wasatiyah di Kalangan Ulama Nusantara

Selasa, 14 Agustus 2018

PAMEKASAN - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura bakal kembali menambah dosen berstatus doktor pada fase awal peralihan status di kampus yang terletak di Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan. Kali ini giliran Mohammad Hasan yang sudah menjalani ujian terbuka promosi doktor yang digelar dalam rangka promosi untuk memperoleh gelar doktor dalam bidang studi Pendidikan Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya, Kamis (9/8/2018).


Dalam proses ujian terbuka tersebut, Mohammad Hasan harus mempresentasikan desertasi berjudul 'Islam Wasatiyah di Kalangan Ulama Nusantara (Studi Pemikiran KH M Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam di Indonesia)'.


Bahkan ia juga harus mempertahankan karya desertasinya di hadapan dua promotor sekaligus empat tim penguji dalam ujian terbuka promosi doktor. "Alhamdulillah, IAIN Madura bakal kembali menambah calon doktor," kata Rektor IAIN Madura Mohammad Kosim kepada beritajatim.com. "Saat ini giliran Bapak Mohammad Hasan yang notabene sebagai calon doktor ke-32 di lingkungan IAIN Madura, sebelumnya juga ada nama Umar Bukhory yang sudah resmi menyandang status doktor di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta," ungkapnya.


Tidak hanya itu, pihaknya juga bersyukur dengan bakal bertambahnya calon doktor di kampus yang dipimpinnya. "Saat ini ada sebanyak 24 dosen yang sedang menempuh S3 (program doktoral), satu di antaranya meneruskan studi di Malaysia. Selebihnya di perguruan tinggi dalam negeri," pungkasnya.( http://beritajatim.com)